Archive for review film
DR. SEUSS’ HORTON HEARS A WHO (HORT)
AN EMPRESS AND THE WARRIORS

Seorang laki-laki misterius bernama Duan Lan-Quan (Leon Lai) berhasil menyelamatkan Fei-Er dari kematian dan mereka saling jatuh cinta. Fei-Er harus memilih di antara mengikuti impiannya untuk kawin lari dengan Duan atau menyelesaikan kewajibannya untuk membela kerajaannya
DORORO

KEKASIH

TALI POCONG PERAWAN

Nino ahirnya mendapatkan mayat tersebut. Mayat ini bernama Dinda. Nino berhasil mengambil tali pocong milik Dinda yang masih perawan. Setelah Nino memasukkan air perasan tali pocong ke minuman Virni, ternyata Virni tidak berubah mencintai Nino (misunderstand, Nino mengira Virni sudah meminum. Tapi kenyataannya Virni belum meminum). Merasa kalau tali pocong itu tidak berfungsi, maka Nino membakar tali pocong tersebut. Dan akibatnya Nino kini di teror oleh pocong tersebut, hingga Nino diketemukan tewas dalam keadaan gantung diri.
Setelah meninggalnya Nino, ternyata pocong itu menteror Virni dan Aldo. Teror ini menyebabkan hubungan Virni dan Aldo menjadi renggang bahkan putus. Virni dalam ketakutannya hanya mencurahkan kepada Fanny sahabatnya. Sementara Aldo terus saja di teror oleh hantu pocong tersebut.
Aldo dan Virni terus di teror. Hingga dalam ketakutan teror, mereka kini bertemu kembali dan menyatukan lagi cinta mereka.
Kemudian Aldo mendapatkan petunjuk, bahwa hantu pocong tersebut adalah Dinda. Dinda adalah sahabat Aldo dari kecil yang bunuh diri dengan menggantung diri di kampus. Dinda kecewa karena Aldo kini pacaran dengan Virni. Padahal Dinda menganggap Aldo adalah pacarnya. Kekecewaan Dinda ini yang membuat Dinda menghabisi nyawanya.
Aldo kemudian memutuskan untuk bunuh diri seperti Dinda. Karena dengan cara inilah Dinda tidak akan menteror lagi. Melihat Aldo hendak bunuh diri, hantu Dinda kemudian menghilang. Virni menyelamatkan Aldo dari rencana bunuh dirinya.
Aldo dan Dinda kini kembali seperti dulu dan hantu pocong pun tidak lagi menteror mereka
D.O. (DROP OUT)
Muncul Lea (Titi Kamal, Mendadak Dangdut), dosen muda yang pintar tapi kolotnya minta ampun. Simbiosis mutualisme pun terjadi antara Lea dan Jemi. Lea memberikan pelajaran intensif supaya Jemi bisa lulus, Jemi pun memberi “mata kuliah ekstra” pada Lea agar Lea lebih mengerti kenapa lelaki dan perempuan diciptakan berpasang-pasangan
“Kerja sama” ini berbuntut ke cinta serius yang tumbuh di antara mereka. Sayangnya, dosen senior bernama Doktor M. (Dr. Boyke) yang tengah mengalami krisis paruh baya ternyata jatuh cinta juga pada Lea. Jemi pun ditawari “kerja sama” yang lain, Doktor M menjamin kelulusan Jemi, asal Jemi menjamin Lea bisa menjadi istri muda Doktor M
Tibalah Jemi pada dilema paling penting dalam hidup seorang cowok: cinta atau lulus?
