Archive for March, 2008

Diujung Persimpangan

Oleh Ulfah Mutia Hizma

“Ma….aku minta izin menikah lagi…” suara suamiku yang pelan seakan menggelegar di malam yang tenang ini. Aku tatap wajah suamiku. Aku ingin meyakinkan diriku bahwa ini hanya guyonan saja seperti yang sering dia lakukan padaku bila sedang menggodaku. Tetapi….“Ya Tuhan, tidak….dia serius!” Lima tahun sudah bahtera rumah tangga ini kami lalui. Tidak ada pertengkaran yang berarti antara kami berdua maupun antara kami dan anak-anak. Hari-hari lebih sering kami lewati dengan kelakar-kelakarnya yang selalu menghidupkan suasana dirumah kami. Anak-anak pun tidak bisa jauh dari Bapaknya. Bila kami berkumpul mereka seakan berlomba untuk meramaikan rumah ini. Aku merasa kehidupan yang aku jalani ini sudah lengkap. Tidak ada yang ku inginkan lagi kecuali merencanakan kehidupan anak-anakku kelak, dan kehidupan kami berdua di hari tua nanti, tetapi malam ini dia mengeluarkan kalimat yang bisa menghancurkan semua impianku.

Malam itu aku memilih tidak menjawab. Aku berikan senyum terbaikku yang selalu dia banggakan pada teman-temannya bila berkumpul dan mengingatkan padanya bahwa sudah waktunya untuk tidur karena besok bukan hari libur. Aku tidak tahu apa yang ada dipikirannya melihat sikapku tetapi aku berharap dia memahami bahwa ini bukan keputusan yang mudah bagiku, mungkin hanya dengan menjawab ‘boleh atau tidak’ urusan sudah selesai. Bagiku masih banyak yang harus dipikirkan. Banyak dan banyak lagi.

Seminggu sudah sejak dia mengungkapkan keinginannya, aku masih belum memberikan jawaban juga. Aku menjalani hari-hariku seperti biasa. Melayani anak-anak dan suamiku dengan sebaik-baiknya. Aku tahu dia masih menunggu jawabanku. Aku tahu dari tatapan matanya, bila tanpa sengaja kami bertatapan. Aku ingat, tatapan mata itulah yang membuatku akhirnya mengambil keputusan untuk menikah dengannya. Tatapan mata yang tajam seperti Elang seakan mengungkap cinta yang tak pernah habis yang dia pancarkan setiap perjumpaan kami.
“Ina…Lu tahu kagak, lakinya Mariam nikah lagi loh…, Mariam shock banget, ampe mo bunuh diri die…” . Aku kaget mendengar berita yang disampaikan temanku melalui telepon pagi itu. Aku termangu begitu mudah kah seorang lelaki untuk berpindah ke lain hati. Aku masih ingat dengan jelas bagaimana Mariam dan Jodi saling mencintai. Mereka seperti iklan ‘sari rapet’, maunya rapet mulu. Di mana ada Mariam, di situ ada Jodi. Begitu juga sebaliknya. Tapi kenapa ini bisa terjadi? Mereka membina mahligai pernikahan lebih muda dua tahun dibanding kami. Aku masih ingat bagaimana Mariam sering meledekku yang saat itu belum mempunyai pacar. Katanya aku akan menjadi perawan tua yang kesepian karena tidak pernah merasakan indahnya cinta.

Aku sering tersenyum bila mengingat kata-katanya karena hal yang dia takutkan tidak terjadi padaku. Aku bisa merasakan cinta dan aku senantiasa berbunga-bunga sepanjang lima tahun pernikahan kami ini. Kisah percintaan kami memang tidak seperti kisah Mariam-Jodi yang bertahun-tahun berpacaran sampai akhirnya mengambil keputusan untuk menikah.
Aku yang saat itu sedang dilanda krisis kepercayaan tentang makna cinta dipertemukan dengan suamiku ini. Dia laksana pangeran yang datang di tengah kegelapan dengan membawa sinar yang sangat terang. Siapa pun yang melihatnya akan terkesima. Salah satunya aku. Malam itu saudara sepupuku sedang menerima lamaran. Aku sebagai bagian dari keluarga pihak perempuan ikut berkumpul untuk menerima keluarga pria. Di antara kumpulan orang yang ada malam itu, aku melihat sosoknya. Aku terpesona dengannya. Saat itu aku tidak tahu inikah yang namanya cinta pada pandangan pertama. Secara tidak sengaja, dia pun melihatku sehingga selama acara berlangsung kami saling bertatapan. Kami bicara melalui tatapan mata kami. Seperti ada hubungan batin antara aku dan dirinya. Anehnya, setelah acara selesai aku atau dia tidak ada yang berani mendekat untuk menyapa. Kami berpisah begitu saja malam itu. Sejak itu aku sudah tidak berharap lagi akan kedatangan sosoknya, hingga suatu hari calon suami sepupuku datang bersama dirinya. Bunga-bunga di hatiku yang sudah kuncup seakan mekar kembali. Kami pun memulai kisah cinta. Kisah cinta yang singkat. Kami hanya menjalani masa perkenalan selama tiga bulan. Setelah itu kami sepakat untuk menikah.

Aku masih belum bisa mengerti apa yang diinginkan suamiku. Ada rasa sakit di hati ini. Aku merasa cinta yang kuberikan selama ini ternyata dikhianati, tetapi aku masih punya hormat padanya. Dia masih mau mendengar pendapatku terlebih dulu sebelum mengambil keputusan itu. Itu berarti dia masih menghargai diriku, setidaknya menyadari keberadaanku. Meskipun begitu rasa sakit ini terus menggeroti hati dan pikiranku. Aku tetap tidak menerima suamiku berbagi dengan perempuan lain. Aku tidak bisa menerima anak-anakku akan memanggil mama pada orang lain, selain aku. Kadang aku menangis diam-diam di tengah malam ketika suami dan anak-anakku sudah terlelap tidur.

Inikah akhir cinta kami? Inikah arti pernikahan yang selama ini digembar-gemborkan sebagian orang sebagai pertautan cinta antara dua makhluk yang berbeda jenis kelamin? Mengapa harus ada masa seperti ini, di mana seorang lelaki mulai melirik bunga baru di taman lain yang mungkin lebih segar dan lebih harum. Di sisi lain, sang perempuan hanya menerima begitu saja, bahkan cenderung pasrah tanpa berani bersikap dan mungkin menyalahkan diri sendiri. Rasa saling percaya yang dibangun sedikit demi sedikit seiring berjalannya waktu mahligai perkawinan seakan luluh-lantak begitu saja, tanpa ada tanda-tanda keretakan di sana-sini yang menandai datangnya badai kehancuran.

Aku minta petunjuk pada Pemilik bumi dan segala isinya. Aku memohon petunjukNya, sampai akhirnya aku memantapkan keputusanku. Aku tidak mau terlihat lemah dengan memutuskan kehidupan yang diberikanNya dengan jalan yang singkat. Aku juga tidak mau kehilangan harga diriku sebagai perempuan yang setidaknya pernah dicintainya selama lima tahun ini. Aku sendiri tidak tahu apakah dia sekarang masih mencintaiku atau tidak. Aku juga tidak mau masa depan anakku menjadi suram karena hubungan yang buruk antara kami. Aku sudah mantap dengan keputusan ini. Aku akan membicarakan dengan suamiku malam ini, setelah ia pulang kerja nanti. Aku tidak tahu lagi apakah ini keputusan yang terbaik yang aku berikan atau tidak. Setidaknya, ini lah keputusan terbaik bagi diriku. “Anak-anakku… Maafkan Mama, bila keputusan ini mengecewakan kalian. Mama tidak mau menyakiti diri Mama maupun diri kalian semua. Mama mencintai kalian semua.” Itulah kata-kata yang selalu menyeruak dalam hatiku.

Aku pun memberikan jawaban yang sudah ditunggu-tunggu. Suamiku terpaku mendengar jawaban yang telah aku endapkan selama dua minggu ini. Aku tidak tahu apa yang dia pikirkan. Tugasku sekarang menunggu jawabannya, apakah ia akan memilih meninggalkan rumah kami atau tetap mempertahankan statusku sebagai istri dan ibu tunggal bagi anak-anak kami di rumah ini, tanpa berbagi dengan bunga di taman yang lain.

Leave a comment »

DR. SEUSS’ HORTON HEARS A WHO (HORT)

Suatu hari, Horton sang Gajah (Jim Carrey) mendengar teriakan minta tolong dari setitik debu. Meskipun ia tidak dapat melihat makhluk yang ada di debu tersebut, namun ia memutuskan untuk membantunya. Debu tersebut dihuni oleh keluarga Who yang tinggal dikota Whoville. Hormon berkeinginan membantu melindungi keluarga Who dan rumah mereka, namun hal ini justru ditolak oleh para tetangganya, dan satu dari mereka, Sour Kangaroo (Carol Burnett) ditugaskan untuk menghancurkannya, dimana ia dibantu oleh seekor burung pemakan bangkai dan Whickersham Bersaudara

Leave a comment »

AN EMPRESS AND THE WARRIORS

AN EMPRESS AND THE WARRIORS

Masa Cina kuno,  pergulatan beberapa kerajaan untuk menduduki tahta pemerintahan tertinggi. Di medan perang, seorang raja yang sekarat memerintahkan putrinya, Putri Fei-Er (Kelly Chen) untuk mengambil alih kepemimpinan dan membela kerajaan mereka dengan pertolongan dari Jenderal Xue-Hu (Donnie Yen). Sepupu Fei-Er, Wu Ba (Guo Xiao-Dong) juga menginginkan tahta tersebut dan mengirimkan pembunuh untuk membunuh sang puteri

Seorang laki-laki misterius bernama Duan Lan-Quan (Leon Lai) berhasil menyelamatkan Fei-Er dari kematian dan mereka saling jatuh cinta. Fei-Er harus memilih di antara mengikuti impiannya untuk kawin lari dengan Duan atau menyelesaikan kewajibannya untuk membela kerajaannya

Leave a comment »

DORORO

DORORO

Berkisah tentang seorang prajurit wanita Dororo, yang dibesarkan layaknya seorang pria. Ia bertemu dengan seorang pemuda samurai dimana ayahnya menyerahkan 48 bagian tubuhnya kepada makhluk jahat. Dororo bergabung dengannya untuk menemukan bagian-bagian tubuh tersebut dan  mengembalikan tubuhnya seperti semula

Leave a comment »

KEKASIH

KEKASIH

Berkisah tentang asmara antara seorang pria bernama Jiwo, (Angga Putra) dengan Maria (Vonny Kristianda). Sebuah jejak kehidupan yang awalnya tak disadari, kemudian membuktikan bahwa cinta mereka merupakan satu keniscayaan, sekaligus kesejatian

Leave a comment »

TALI POCONG PERAWAN

TALI POCONG PERAWAN

NINO,  24 tahun, adalah cowok interovert yang tidak bergaul. Kesehariannya hanya berkutat di kamar nya sambil surfing di internet. Diam diam, Nino sangat mencintai VIRNI, 19 tahun, cantik dan seksi, pacar ALDO,  20 tahun, adik nya Nino. Perasaan cinta ini makin lama tumbuh menjadi keinginan untuk memiliki. Apa daya keadaan tidak memungkinkan. Maka Nino pun mencari cara untuk bisa mendapatkan Virni. Nino mendapat cara dari sebuah website di internet yang menjelaskan tentang pelet. Dimana pelet itu mewajibkan seseorang untuk mengambil tali pocong perawan yang meninggal sebelum empat puluh hari.

Nino ahirnya mendapatkan mayat tersebut. Mayat ini bernama Dinda. Nino berhasil mengambil tali pocong milik Dinda yang masih perawan. Setelah Nino memasukkan air perasan tali pocong ke minuman Virni, ternyata Virni tidak berubah mencintai Nino (misunderstand, Nino mengira Virni sudah meminum. Tapi kenyataannya Virni belum meminum). Merasa kalau tali pocong itu tidak berfungsi, maka Nino membakar tali pocong tersebut. Dan akibatnya Nino kini di teror oleh pocong tersebut, hingga Nino diketemukan tewas dalam keadaan gantung diri.

Setelah meninggalnya Nino, ternyata pocong itu menteror Virni dan Aldo. Teror ini menyebabkan hubungan Virni dan Aldo menjadi renggang bahkan putus.  Virni dalam ketakutannya hanya mencurahkan kepada Fanny sahabatnya. Sementara Aldo terus saja di teror oleh hantu pocong tersebut.

Aldo dan Virni terus di teror. Hingga dalam ketakutan teror, mereka kini bertemu kembali dan menyatukan lagi cinta mereka.

Kemudian Aldo mendapatkan petunjuk, bahwa hantu pocong tersebut adalah Dinda. Dinda adalah sahabat Aldo dari kecil yang bunuh diri dengan menggantung diri di kampus. Dinda kecewa karena Aldo kini pacaran dengan Virni. Padahal Dinda menganggap Aldo adalah pacarnya. Kekecewaan Dinda ini yang membuat Dinda menghabisi nyawanya.

Aldo kemudian memutuskan untuk bunuh diri seperti Dinda. Karena dengan cara inilah Dinda tidak akan menteror lagi. Melihat Aldo hendak bunuh diri, hantu Dinda kemudian menghilang. Virni menyelamatkan Aldo dari rencana bunuh dirinya.

Aldo dan Dinda kini kembali seperti dulu dan hantu pocong pun tidak lagi menteror mereka

Leave a comment »

D.O. (DROP OUT)

Jemi (Ben Joshua, Cinta Pertama) adalah seorang “mahasiswa abadi” yang sudah berada di posisi genting: kalau semester ini ia tidak berhasil lulus, ia akan didepak dari kampusnya, alias di-drop out. Teman-teman gaulnya juga nggak banyak menolong – Si Germo (Dwi Sasono, Otomatis Romantis) yang hobinya mencuri apa aja (mulai dari celana dalam sampai mobil), Si Ketek (Ferry Gustian) yang nafsunya segede dosa, dan Si Banci (Dimas Aditya, Kawin Kontrak) yang nggak pernah jelas sukanya sama apaan

Muncul Lea (Titi Kamal, Mendadak Dangdut), dosen muda yang pintar tapi kolotnya minta ampun. Simbiosis mutualisme pun terjadi antara Lea dan Jemi. Lea memberikan pelajaran intensif supaya Jemi bisa lulus, Jemi pun memberi “mata kuliah ekstra” pada Lea agar Lea lebih mengerti kenapa lelaki dan perempuan diciptakan berpasang-pasangan

“Kerja sama” ini berbuntut ke cinta serius yang tumbuh di antara mereka. Sayangnya, dosen senior bernama Doktor M. (Dr. Boyke) yang tengah mengalami krisis paruh baya ternyata jatuh cinta juga pada Lea. Jemi pun ditawari “kerja sama” yang lain, Doktor M menjamin kelulusan Jemi, asal Jemi menjamin Lea bisa menjadi istri muda Doktor M

Tibalah Jemi pada dilema paling penting dalam hidup seorang cowok: cinta atau lulus?

Leave a comment »

A Love Story Off Lizard (Kadal)

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang.

 

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.

Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya ….Subhanallah.

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.

Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, saudara lelaki, saudara perempuan…..Berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita  cintai . JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA  CINTAI I!!! Sebuah catatan dari Cae Hiew : “Cinta membuat jiwamu muda kembali dan menghilangkan semua keriput”


They say that to err is to slip is never a sin; instead, it’s a chance to get back upand climb the hill again.Take the setbacks in stride and make failure a time of reflection.Remember that it takes practice should you hope to gain perfection.
Even if you veer from the path and find yourself astray,
if you hold your dream dear, you’ll eventually find the way.
And when you look back at the trials you endured in the past, it will be such an incredible feeling,
to know that you made it at last.

Leave a comment »

Cireng

Bahan :

Tepung tapioka sekitar 400 gram

Garam secukupnya

Merica bubuk secukupnya

Bawang putih bubuk secukupnya (atau bawang putih yg dihaluskan dan ditumis sebentar)

Seledri cincang dan bawang daun cincang secukupnya

Air panas sekitar 200 ml.

Cara :

Campur tepung tapioka dengan bumbu garam, merica, bawang putih bubuk,  daun seledri , dan daun bawang hingga rata. Tuang air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan bisa dipulung dan dibentuk. Goreng hingga kecoklatan dengan api sedang.

Umumnya sih diisi dengan bumbu pecel atau sambal oncom.

Comments (2) »

Bacem Tahu

Bahan :

  1. Bawang Putih 4 siung
  2. Bawang merah 6 butir
  3. Ketumbar 1 sdt
  4. Tahu Putih
  5. Garam
  6. Asam Jawa
  7. Gula Kelapa
  8. Salam
  9. Laos
  10. Air Kelapa, bila tidak ada diganti air biasa

Cara Membuat :

Haluskan bawang putih, ketumbar, dan bawang merah. Rebus dalam air (kira2 banyaknya cukup untuk merendam tahu). Masukkan gula kelapa, asam, garam, daun salam, serta laos yang sudah dikeprek. Masak dengan api sedang hingga bumbu menyatu. Icipi untuk merasakan kurang tidaknya asam, gula, atau garam. Setelah rasa cukup sesuai, masukkan potongan tahu hingga terendam. Lanjutkan memasak dengan api kecil hingga air tinggal sedikit (asat). Goreng tahu dengan sedikit minyak.

Leave a comment »